Selasa, 17 Februari 2015

KETIKA KECEMASAN DATANG ALLAH MENENANGKAN


Ilmuku hanya setitik pena. Benar, begitu sedikit dibandingkan ilmuNya maka tak pantaslah jikalau aku berbangga diri dan sombong dengan semua mahluk ciptaanNya. Bersyukur sekali aku terdidik di lingkungan luar biasa baik dan guru-guru yang baik. Ajaran mereka selalu ku ingat dan kata-kata kepala sekolahpun selalu tersimpan dengan baik dipikiranku “ kalian adalah berlian kasar, dimanapun berlian itu ditempatkan maka kilauannya akan tetap tampak dengan jelas artinya kalian semua adalah siswa yang beruntung dan luar biasa dididik”. Mereka selalu mengajarkan kejujuran dalam menuntut ilmu di dunia ini. Ketika perjalanan SMA telah usai maka aku berlanjut ke jenjang Perguruan Tinggi dengan teman yang berbeda-beda karakter. Seperti biasa perasaan takut selalu menimpaku diawal masukknya pelajaran dan mengganggap diriku takkan sanggup. Hingga pada akhirnya aku berniat dan berusaha semaksimal mungkin berharap akan keridhoannya. Banyak sekali godaan untuk mencapai semua nilai itu. Alhamdulillah, Allah masih menginginkanku dan menjagaku dari perbuatan itu. Ada banyak celotehan bahkan hinaan dari mereka menganggap diriku pelit ilmu betapa sedih dan jatuhnya aku pada saat itu. Tawakal dan doalah yang harus dilakukan. Perasaan cemas selalu datang menghantui. Hingga akhirnya semua nilai keluar dengan hasil yang tak pernah aku duga sebelumnya. Subhanallah Allah memang Maha Mengetahui benar sekali ketika kecemasanku datang Allahpun menenangkan dengan hasil nilaiku yang memuaskan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar