Ilmuku
hanya setitik pena. Benar, begitu sedikit dibandingkan ilmuNya maka tak
pantaslah jikalau aku berbangga diri dan sombong dengan semua mahluk
ciptaanNya. Bersyukur sekali aku terdidik di lingkungan luar biasa baik dan
guru-guru yang baik. Ajaran mereka selalu ku ingat dan kata-kata kepala
sekolahpun selalu tersimpan dengan baik dipikiranku “ kalian adalah berlian
kasar, dimanapun berlian itu ditempatkan maka kilauannya akan tetap tampak
dengan jelas artinya kalian semua adalah siswa yang beruntung dan luar biasa
dididik”. Mereka selalu mengajarkan kejujuran dalam menuntut ilmu di dunia ini.
Ketika perjalanan SMA telah usai maka aku berlanjut ke jenjang Perguruan Tinggi
dengan teman yang berbeda-beda karakter. Seperti biasa perasaan takut selalu
menimpaku diawal masukknya pelajaran dan mengganggap diriku takkan sanggup. Hingga
pada akhirnya aku berniat dan berusaha semaksimal mungkin berharap akan
keridhoannya. Banyak sekali godaan untuk mencapai semua nilai itu.
Alhamdulillah, Allah masih menginginkanku dan menjagaku dari perbuatan itu. Ada
banyak celotehan bahkan hinaan dari mereka menganggap diriku pelit ilmu betapa
sedih dan jatuhnya aku pada saat itu. Tawakal dan doalah yang harus dilakukan.
Perasaan cemas selalu datang menghantui. Hingga akhirnya semua nilai keluar
dengan hasil yang tak pernah aku duga sebelumnya. Subhanallah Allah memang Maha
Mengetahui benar sekali ketika kecemasanku datang Allahpun menenangkan dengan
hasil nilaiku yang memuaskan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar